Boyolali memiliki sejumlah wisata sejarah yaitu Rumah Arca Boyolali yang menyimpan ratusan benda purbakala.
Terdapat berbagai arca yang dapat menjadi bukti peradaban manusia di wilayah Boyolali pada zaman Mataram Hindu.
Arca-arca itu merupakan peninggalan sejarah Nusantara yang ditemukan di wilayah kabupaten yang dikenal sebagai Kota Susu ini. Koleksi arca eragam jenis dan tahun pembuatannya. Namun paling banyak arca ini diperkirakan dibuat pada abad VIII hingga IX Masehi.
Dilihat dari kondisinya, arca-arca ini cukup terawat meskipun banyak yang aus atau tidak utuh saat ditemukan. Misalnya arca Siwa Maha Dewa dan sapi (nandi) sudah tidak berkepala. Demikian pula yoni-yoni yang sebagian patah pada salah satu bagiannya.
Dalam buku catatan arsip/inventaris di Rumah Arca Boyolali, benda-benda peninggalan sejarah ini ditemukan tahun 1970-an dan tahun-tahun berikutnya di berbagai wilayah di antaranya Kecamatan Sawit, Teras, Banyudono, Musuk, dan sebagainya.
Di antara arca yang ditemukan tahun 1970-an adalah arca Budha setinggi 77 cm. Arca ini terbuat dari batu andesit dan ditemukan 1978 di pekarangan Sontopawira, warga Guwokajen, Kecamatan Sawit.
Untuk berkunjung ke tempat itu, warga tidak dipungut biaya alias gratis. Lokasinya di samping kompleks rumah dinas Bupati Boyolali di Jalan Merbabu.


Dari tulisan ini, kelihatan bahwa Rumah Arca di Boyolali sangat menarik. Di sana tersimpan koleksi temua arca warisan peradaban Hindu yang tersebar di wilayah Boyolali. Koleksi arca sangat berharga karena peninggalan abad 8.
BalasHapus